MATERI USBN IPA
A.
Ciri Khusus Pada Mahluk Hidup
1. Hewan
Unta : Memiliki punuk untuk menyimpan
cadangan makanan, memiliki alas kakai yang tebal supaya tidak kepanasan,
memiliki bulu mata untuk menghalau pasir serta kuli yang tebal supaya tidak
kepanasan.
Bebek : memiliki kaki berselaput, bulu yang
dilapisi minyaksupaya tidak basah sarta mulut yang lebar memudahkan mencari
ikan dan hewan perairan lain.
Kelelawar : memiliki kemampuan ekolokasi
(gelombang bunyi) untuk mengetahui keadaan sekitar.
Bunglon : memiliki kemampuan kamuflase (Mimikri)
Cicak : memiliki kemampuan memutuskn ekot
(Autotomi)
2. Tumbuhan
Teratai : daunnya lebar dan tipis untuk mempercepat penguapan, batang berongga
untuk mengapung, akarnya serabut
Enceng Gondok : batang berongga untuk
mengapung di air.
Kaktus : daun bentuk duri untuk mengurangi
penguapan, kulit tebal untuk menyimpan air dan mengurangi penguapan, akarnya
panjang.
Kantong Semar : memiliki cairan (nektar)
untuk memikat serangga karena hidup dilingkungan miskin nitrogen. Serangga
menjadi makanannya.
Mawar ; batang berduri untuk melindungi dari
musuh.
Mahoni dan Jati; menggugurkan daunnya pada
musim kemarau untuk mengurangi penguapan
Jagung : menggulung daunnya saat cuaca terik
musim kemarau untukmengurangi penguapan
Bakau : Memiliki akar napas untuk bernapas.
B.
Rantai Makanan dan Jaring Makanan
1. Komponennya
terdiri atas Produsen (tumbuhan), Konsumen dan Pengurai. Memprediksi rantai
makanan jika salah satu konsumenya punah. Apabila Konsumen 1 punah maka
produsen bertambah dan konsumen 2 dan konsumen 3 menurun. Apabila Konsumen 2
punah maka Konsumen 1 betambah dan konsumen 3 menurun.
2. Skema
rantai makanan di laut : phytoplankton – zooplankton – udang – ikan kecil –
ikan besar – pengurai
C.
Metamorfosis
Metamorfosis (daur hidup hewan dengan
perubahan bentuk tubuh). Dibagi menjadi 2
1. Metamorfosis
Sempurna
Melalui 4 tahap : Telur – larva – pupa –
dewasa (imago)
Contoh : Semut, Kupu, Lebah, Katak, Nyamuk
2. Metamorfosis
Tidak Sempurna
Melalui 3 Tahap : Telur – Nimfa – Dewasa
Contoh : Kecoak, Belalang, Capung
Pada metamorfosis terdapat beberapa hewan
yang menguntungkan misalnya kepompong ulat sutra untuk membuat benang sutra dan
lebah diambil madunya saat fase dewasa serta capung saat fase dewasa. Serta
yang merugikan ada ulat pada fase kupu, nyamuk pada fase dewasa, belalang pada
fase dewasa
D.
Simbiosis
Hubungan antara mahluk hidup dengan mahluk
hidup lain. Simbiosos dibagi menjadi 3 yaitu
1. Mutualisme
: saling menguntungkan. Contoh : Kerbau – jalak ,Bunga – kupu /lebah, E Coli –
manusia, ikan badut – anemon laut, buaya – burung
2. Parasitisme
: Yang satu untung dan yang satu rugi. Contoh : Benalu – inang. Tali putri –
tetehan, cacing pita – manusia, ulat – daun, kutu – hewan
3. Komensalisme
: yang satu untung dan yang satu tidakdirugikan. Contoh : hiu – remora, anggrek
– inang, sirih – inang, kacang panjang – inang.
E.
Alat Gerak dan Fungsinya
Alat gerak ada 2 yaitu Aktif (otot) dan Pasif
(tulang)
Hubungan antara 2 tulang disebut Sendi. Macam
– macam sendi
1. Engsel
: 1 arah gerakan. Contoh : Siku, Lutut,
jari jemari
2. Pelana
: 2 arah gerakan. Contoh : ibu jari, pangkal jari, pergelangan tangan
3. Geser
: sedikit gerakan. Contoh : tulang tengkorak dan tulang belakang.
4. Putar
: gerakan memutar. Contoh : Kepala/ tengkorak dengan tulang atlas/leher.
5. Peluru
: gerakan ke segala arah. Contoh : gelang bahu (tulang selangka dan lengan),
pangkal paha ( Tulang pinggang dan paha)
Fungsi Tulang : Memberi bentuk tubuh,
melindungi organ dalam, alat gerak pasif, melekatnya otot.
F.
Fungsi Bagian Tumbuhan dan Hewan
1. Daun
: fotosintesis, bernafas
2. Batang : alat transportasi, menyimpan cadangan
makanan, menyokong, bernafas
3. Akar
: menyerap air, menyimpan cadangan makanan, bernafas, alat perkembang biakan
4. Bunga
: alat perkembangbiakan
5. Buah
dan Biji : untuk melindungi biji
6. Tanduk/
Cula/ Gading :melindungin serangan musuh
7. Bulu
Cendrawasih : menarik pasangan
G.
Sistem Pernafasan
1. Hewan
|
Hewan
|
Alat
Pernafasan
|
|
Serangga
|
Trakea
|
|
Cacing
|
Kulit
|
|
Katak
|
Kulit
dan Paru paru
|
|
Paus,
Duyung
|
Paru
paru
|
|
Anjing
laut
|
Paru
paru
|
|
Reptil
|
Paru
paru
|
|
Ikan
|
Insang
|
|
Burung
|
Pundi
pundi dan paru
|
|
|
|
2. Tumbuhan
Tumbuhan mengambil CO2 ( karbon
dioksida) dan mengeluarkan O2 melalui stomata / lentisel
3. Manusia
Hidung – Faring – laring – tenggorokan –
bronkus – bronkiolus – alveolus.
Fungsi Bulu Hidung : menyaring kotoran,
menyesuaikan dengan suhu tubuh, melembabkan udara. Fungsi faring : Menutup
saluran makanan saat bernafas. Tenggorokan : Menyaring udara. Alveolus : tempat
pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.
Pada sistem pernafasan pada manusia untuk
membuktikan bahwa udara pernafasan mengandung karbon dioksida (CO2)maka
dapat dengan melakukan percobaan meniup air kapur dengan sedotan. Semakinlama
kita meniup maka lama kelamaan air kapur menjadi keruh, ini menandakan bahwa
udara pernafasan mengandung karbon dioksida.
Sistem pernafasan pada manusia dibagi menjadi
2
a. Pernafasan
Dada.
Pada pernafasan dada yang bekerja adalah otot antar tulang rusuk. Apabila Inspirasi rongga dada membesar,
dan bila berekspirasi rongga dada mengempis.
b. Pernafasan
Perut
Pada pernafasan perut yang bekerja adalah otot diafragma. Apabila inspirasi otot
diafragma lurus (kontraksi), dan apabila berekspirasi otot diafragma melengkung
(relaksasi).
4. Penyakit
Sistem Pernafasan.
Sesak nafas, alergi (terkena benda asing
masuk saluran pernafasan), TBC (infeksi bakteri tumbercolosis), Pneumonia/ paru
paru basah (infeksi virus Diplococuc Pneumonia), Bronkitis (radang bronkus),
ISPA (Infeksi saluran Pernafasan atas), SARS (virus modifikasi)
H.
Sistem Pencernaan
1. Urutan
sistem pencernaan pada manusia : Mulut – kerongkongan – lambung – usus halus –
usus besar – anus. Pencernaan ada 2 yaitu kimiawi (enzim) dan mekanik (gigi).
Pada mulut manusia terjadi pencernaan secara kimiawi dan mekanik sedangkan pada
lambung terjadi pencernaan kimiawi. Gerakan yang terjadi pada kerongkongan
disebut peristaltik.
2. Fungsi
alat pencernaan
a. Lambung
: terdapat asam klorida untuk membunuh kuman yang masuk.
b. Hati
: menghasilkan empedu dan menetralkan racun.
c. Usus
halus : menyerap sari makanan
d. Usus
besar : menyerap air
e. Pankreas
; menghasilkan insulin untuk mengatur kadar gula dalam darah
3. Enzim
Pencernaan
a. Lambung
1. Asam
klorida : untuk membunuh kuman bakteri
2. Enzim
Pepsin : mengubah protein menjadi pepton
3. Enzim
renin : mengubah protein susu menjadi kasein
4. Enzim
Lipase : mengubah lemak menjadi asam lemak
b. Pankreas
1. Enzim
Amilase : mengubah amilum menjadi maltosa
2. Enzim
Lipase : mengemulsi lemak menjadi asam lemak
3. Enzim
tripsin : mengubah protein menjadi asam amino
c. Ludah
1. Enzim
Ptialin : mengubah zat tepung menjadi zat gula
4. Penyakit
Pencernaan
a. Maagh
: naiknya asam lambung, stress, dan karena makanan yang pedas.
b. Sembelit
(gastritis) ; susah BAB karena kekurangan serat dan konsumsi air.
c. Diare/
Disentri : BAB terus menerus karena mengkonsumsi makanan yang tercemar bakteri
(kotor) bisa karena pengolahannya tidak steril / terhinggapi lalat.
d. Kwasiokor
: kekurangan protein
I.
Sistem Peredaran Darah
Organ yang berperan adalah jantung. Peredaran
darah ada 2 yaitu:
1. Peredaran
darah Besar : Bilik kiri – seluruh tubuh – serambi kanan
2. Peredaran
darak kecil : Bilik Kanan – paru paru – serambi kiri
Peredaran darah pada manusia disebut
peredaran tertutup karena melewati pembuluh darah, yaitu arteri(nadi), vena dan
pembuluh kapiler.
1. Nadi
: denyut terasa, kaya oksigen, aliran darah kencang, tidak memiliki katup
sehingga sukar berhenti jika luka danletaknya dalam.
2. Vena
: denyut takterasa, kaya karbon dioksida, alirannya lambat, memiliki banyak katup
3. Pembuluh
Kapiler : pembuluh darah yang ukuranya kecil.
Macam sel darah : Eritrosit (sel darah merah
yang kaya oksigen karena terdapat hemoglobin), Leukosit (sel darah putih untuk
membunuh kuman), Trombosit (keping darah)
Penyakit sistem peredaran darah
1. Anemia
: kekurangan zat besi
2. Leukimia
/kanker darah : Jumlah sel darah putih terlalu banyak
3. Hemofilia
: darah sukar membeku, merupakan penyakit keturunan.
4. Jantung
Koroner : Penyumbatan arteri jantung
J.
Sitem Perkembangbiakan Mahluk Hidup Tumbuhan
1. Vegetatif
Alami (tanpa melalui perkawinan)
a. Spora
contohnya lumut, tumbuhan paku, dan jamur
b. Membelah
diri contohnya amoeba, paramecium
c. Fragmentasi
contohnya planaria/ cacing pipih
d. Rhizoma
/akar tinggal contoh Empon – empon (kunyit,kencur,jahe, lengkuas dll)
e. Umbi
Akar contohnya ketela, wortel, lobak
f. Umbi
Batang contohnya kentang, ubi jalar, tebu
g. Umbi
Lapis contohnya bawang merah, putih, bombay, bunga bakung
h. Stolon/
geragih contohnya teki, semnggi, stroberi,arbei
i.
Tunas contohnya pisang, bambu, hydra, cocor
bebek (tunas Adventif)
2. Vegetatif
Buatan (tanpa perkawinan tetapi dibantu manusia)
a. Mencangkok
: ciri tumbuhan yang dicangkok harus memiliki kambium / batangnya bisa besar
dan berkayu. Kelebihannya cepat berbuah dan sifatnya sama dengan induknya.
Contoh : mangga, jambu dll
b. Okulasi
(menempel). Memotong mata tunas tumbuhan lain untuk selanjutnya ditempel pada
tumbuhan lain yang sejenis namun beda species. Contoh Mangga
c. Stek.
Menancapkan bagian tumbuhan ini pada media tanam, bisa batangnya/ daunnya.
Contoh : ketela pohon, ubi, cocor bebek
d. Mengenten
(menyambung). Menyambung 2 jenis tanaman berbeda jenis namun masih 1 species
3. Generatif
(perkawinan)
Pada fase generatif tumbuhan akan
menghasilkan bunga sebagai alat perkembangbiakan. Bunga kemudian menghasilkan
serbuk sari (jantan ) dan Kepala putik ( betina). Bertemunya serbuk sari dan
kepala putik disebut penyerbukan. Biasanya dibantu angin, serangga, air dll.
Macam penyerbukan: Sendiri, Tetangga (serbuk
sari dari bunga lain dalam 1 pohon), Silang (serbuk sari dari bunga lain yang
berbeda pohon tapi 1 jenis), bastar (Serbuk sari berasal dari bunga lain pada
tumbuhan lain yang berbeda jenis)
K. Sitem Perkembangbiakan Mahluk Hidup Hewan
1. Vegetatif.
a. Fragmentasi
; cacing pipih
b. Membelah
diri : amoeba dan paramecium
c. Tunas
: hydra
2. Generatif
a. Ovipar
(bertelur). Ciri tidak memiliki daun telinga. Contoh ayam ,unggas,
b. Vivipar
/ Mamalia (beranak). Ciri memiliki daun telinga dan kelenjar susu. Contoh Lumba
– lumba dan paus
c. Ovovivipar
(betelur melahirkan). Biasanya reptil. Contoh Ular, kadal, hiu
L. Cara
Menjaga Kesehatan Organ Tubuh
1. Paru
– paru : Olahraga teratur, tidak merokok, tidak minum beralkohol, selalu
memakai masker saat keluar rumah, makan makanan bergizi
2. Jantung
: Olahraga teratur, tidak merokok, tidak minum beralkohol, selalu memakai
masker saat keluar rumah, makan makanan bergizi, kurangi makanan mengandung
kolesterol.
3. Ginjal
: Menjaga pola makan, tidak mengkonsumsi alkohol, tidak menahan buang air kecil
4. Kulit
: Mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung vit E, perbanyak air putih
5. Lambung
: mengatur pola makan, mengunyah makanan lebih lama, tidak mengkonsumsi makanan
terlalu pedas
M. Benda
dan Perubahannya serta Sifatnya
1. Membeku
: Cair – padat ( melepaskan kalor). Pembuatan es
2. Mencair
: padat – cair (membutuhkan kalor). Es dibiarkan
3. Mengembun
: gas – cair (melepaskan kalor ). Timbulnya uap air pada tutup
4. Menguap
: cair – padat ( membutuhkan kalor ). Bensin, minyak kayu putih
5. Menyublim
: padat – gas (membutuhkan kalor ). Kapur barus
6. Mengkristal
/ menyublim : gas – padat (melepaskan kalor). Es kering
Sifat Benda
1. Padat
: bentuk dan ukurannya tetap, Gaya antar molekul sangat kuat,
2. Cair
: Bentuk berubah ubah dan ukurannya tetap, gaya antar molekul lemah
3. Gas
: Bentuk dan ukurannya berubah – ubah , gaya antar molekul sangat lemah
N. Sifat
Sifat Bahan
1. Logam
: kuat, keras kedap air, dapat ditempa dapat berkarat dan tidak dapat berkarat
2. Plastik
; kedap air, ringan, mudah dibentuk, tembus pandang, isolator
3. Kaca
: kuat, keras, tembus pandang, tahan panas, kedap air, isolator
4. Kayu
:kuat, keras, mudah dibentuk, mudah lapuk, tidak tahan air
5. Karet
: lentur, kuat, meleleh
6. Benang
: kapas : kuat, Nilon : sintesis, kurang kuat
7. Serat
alam : sutra, kapas, kapuk
8. Serat
buatan : nilon (tahan air)
9. Asbes
: tahan api untuk pakaian pemadam kebakaran
O. Gaya
Gaya adalah tarikan / dorongan. Alat ukurnya
dinamo meter.
1. Sifat
Gaya
a. Mengubah
Gerak ; mengubah benda dari posisi diam menjadi bergerak. Contoh : mendorong
mobil, mengerem, menendang bola
b. Mengubah
Arah Gerak : Mengubah aranya menjadi berlawanan. Contoh : menggiring bola,
badminton, voly, basket, tarik tambang
c. Mengubah
Bentuk ; bentuknya berubah. Contoh : Tabrakan, membuat gerabah, plastisin
2. Macam
Gaya
a. Otot
: mendorong mobil, angkat besi
b. Gesek
: mengerem, alas sepatu / ban
c. Pegas
: Per, karet, busur panah, ketapel
d. Listrik
: Baterai, Aki
P. Pemuaian
Setiap benda akan memuai ketika terkena panas
dan akan menyusut jika dingin.
Contoh : Kabel listrik dibuat kendur agas
saat dingin tidak putus, Rel dibuat renggang agar bisa memuai saat panas,
Jendela dibuat renggang agar kaca tidak pecah saat memuai, Balon / roda tidak
boleh dipanaskan karena bisa meletus.
Q. Perpindahan
Panas
1. Konduksi
: Perpindahan panas yang disertai zat perantaranya. Terjadi pada benda padat.
Contoh : besi dipanaskan, knalpot, gelas yang diberi air panas
2. Konveksi
: perpindahan panas melalui Aliran. Terjadi pada benda Cair dan Gas. Contoh :
merebus air, angin, asap, memasak sayur
3. Radiasi
: perpindahan panas tanpa zat perantara. Contoh : panas matahari, panas api
R. Cahaya
Sifat cahaya
1. Merambat
Lurus (senter, lampu sepeda dan mobil, cahaya yang melalui celah genteng)
2. Dibiaskan
(pensil dimasukkan dalam air, kolam renang terlihat dangkal)
3. Memantul
(teratur jika mengenai permukaan rata, baur/difus jika mengenai permukaan tidak
rata)
4. Diuraikan
( pelangi, cahaya mengenai prisma)
S. Bunyi
Sifat Bunyi
1. Merambat
(Benda padat, cair, gas)
2. Dipantulkan
(gaung dan gema)
Peredam bunyi adalah benda lunak : gabus,
kain, busa, karpet, wol dll.
Macam Bunyi :
1. Infrasonik : kurang 20 Hz. Contoh : jangkrik, Anjing
2. Audiosonik
: 20 – 20000 Hz. Contoh : Manusia
3. Ultrasonik
: Lebih 20000 Hz. Contoh : Paus, Lumba lumba, kelelawar
Pemanfaatan sifat bunyi
1. Pemantulan
bunyi : untuk mengetahui kedalaman laut, USG, mengetahui daerah disekitarnya
(ekolokasi)
2. Peredam
bunyi : pemasangan karpet pada dinding bioskop agar tidak terjadi gaung
T. Magnet
Macam magnet
|
Jarum
|
Kompas
|
|
U
|
Dinamo
|
|
Ladam
|
|
|
Batang/ tabung
|
Dinamo
|
|
Silinder
|
Speaker
|
Sifat Magnet
1. Menarik
Benda tertentu / besi
2. Menembus
penghalang
3. Memiliki
medan magnet
4. Memiliki
2 kutub, jika senama tolak menolak dan jika berbeda nama tarik menarik
Cara membuat Magnet
1. Induksi
: Mendekatkan magnet dengan besi dengan maksud besi memiliki sifat magnet
2. Menggosok
: digosokkan searah
3. Elektromagnet
: dialiri arus listrik
Sifat magnet bisa hilang jika : dipanaskan/
dibakar, dibanting
U. SDA
dan Lingkungan
Sda ada 2 : dapat diperbaharui (tidak habis),
Tak dapat diperbaharui (bisa habis). Cara Menjaga lingkungan : Reboisasi, Tebang
pilih (supaya tumbuhan kecil dapat tumbuh dengan baik), terasering/ sengkeden, membuat
taman kota (untuk menyerap CO 2 )
membuat pemecah gelombang (mencegah abrasi), Rotasi Tanaman (menjaga
kesuburan/unsur hara tanah).membuat konservasi. Tidak membuang sampah di lahan
terbuka (mengganggu kesuburan tanah). Tidak menggunakan pupuk kimia berlebihan
(menyebabkan eutrofikasi/peledakan tumbuhan air disungai), mengurangi
penggunaan pestisida (menimbulkan pencemaran tanah dan membunuh mahluk hidup
sekitarnya) Erosi :pengikisan tanah oleh aliran air. Abrasi : pengikisan tanah
oleh air laut.
V. Upaya
Manusia Menjaga kelestarian Lingkungan
1. Mengurangi
bahan bakar fosil (bensin dan solar)
2. Tidak
mengkap ikan dengan bom (merusak karang)
3. Tidak
menangkap ikan dengan jaring pukat (ikan kecil ikut tertangkap)
4. Menanami
lahan kosong dengan tumbuhan
W. Manfaat
Tumbuhan dan Hewan
1. Bahan
Sandang : wol, sutra, kapas
2. Bahan
Obat : Sirih (untuk gatal-gatal), kumis kucing (untuk ginjal), jambu (diare)
3. Industri
: Getah karet (ban), Getah pinus (terpentin industri cat)
4. Pewarna
; Suji (hijau),Kunyit (kuning), jati (merah)
5. Penyedap
: lada, pala, jahe
X. Daur
Air
Evaporasi (penguapan )
Kondensasi (pengembunan / Awan )
Presitipasi (hujan)
Cara menjaga daur air : Reboisasi, Membuat
biopori, tidak mengecor halaman dll.
Faktor penyebab terganggunya daur air :
Pengecoran, penebangan liar, membiarkan lahan kosong
Y. Tata
Surya
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang
terdiri atas sebuah bintang dan benda lain yang masih terikat oleh gaya
grafitasinya.
1. Planet
: benda langit yang tak bisa memancarkan cahaya sendiri
a. Merkurius
: planet terkecil, paling dekat matahari, tak bersatelit, mengandung besi
jumlah besar, banyak kawah
b. Venus
: planet terpanas, planet senja,
c. Bumi
: planet kehidupan, memiliki 1 satelit
d. Mars
: planet kemerahan, memiliki 2 satelit phobos, deimos, kembaran bumi
e. Jupiter
: planet terbesar
f. Saturnus
: planet bercincin, planet terbesar ke 2
g. Uranus
; planet terdingin, planet biru, orbitnya unik, memiliki cincin tipis
h. Neptunus
: planet terjauh, cincin tipis,
2. Gerhana
Matahari
Apabila posisi matahari – bulan – bumi sejajar pada garis lurus. Terjadi karena cahaya
matahari terhalang oleh bulan. Bagian yang gelap / mengalami gerhana disebut
Umbra. Sedangkan bagian disekelilingnya /gerhana sebagian disebut Penumbra.
3. Gerhana
Bulan
Apabila posisi matahari – bulan – bumi sejajar pada garis lurus. Terjadi karena cahaya
matahari terhalang oleh bumi. Bagian yang gelap / mengalami gerhana disebut
Umbra. Sedangkan bagian disekelilingnya /gerhana sebagian disebut Penumbra.
Z. Rotasi
dan Revolusi
1. Akibat
rotasi : terjadinya siang dan malam, gerak semu harian matahari, perbedaan
waktu, pembelokan arah mata angin.
2. Akibat
Revolusi : pergantian musim, gerak semu tahunanmatahari, terlihatnya rasi
bintang berbeda beda.
3. Gerak
Bulan
a. Rotasi,
revolusi terhadap bumi, besama bumi mengelilingi matahari
b. Sistem
penanggalan yang didasarkan pada revolusi bulan disebut Kalender Qomariyah yang
satu bulannya ada 29,5 hari
c. Sistem
penanggalan yang didasarkan pada revolusi matahari disebut Kalender Syamsiyah
/masehi yang satu bulannya ada 30/ 31 hari
Sehingga
selisih antara kalender syamsiyan dan qomariyah ada 11 hari.